Mulai Belajar Menulis, Jangan Berkutat Pada Bagaimana Cara Membuat Tulisan

cara membuat tulisan

Mengetahui bagaimana cara membuat tulisan cerpen, artikel, opini, berita, menulis sebuah buku, atau yang lainnya menjadi target utama yang dilakukan oleh seseorang dalam memulai belajar menulis. Penguatan akan pengetahuan cara-cara bagaimana membuat tulisan yang baik dan benar sesuai dengan kaidah-kaidah tulisan yang berlaku penting untuk dilakukan. Tetapi apakah itu lantas menjadikan seseorang mampu menghasilkan tulisan?

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah dengan banyaknya teori-teori tentang cara-cara membuat tulisan, menjadikan kita bisa menulis? Itulah yang aku alami sebagai penulis pemula yaitu menggali sebanyak mungkin informasi tentang teori cara membuat tulisan.


Sekarang, yang pada mulai belajar menulis sudahkah menghasilkan atau menuntaskan atau menyelesaikan atau membuahkan tulisanmu? Ataukah masih berkutat pada mencari tau bagaimana caranya membuat tulisan? Jika ya, lupakan itu semua, inilah saatnya tulis, tulis, tulis, dan tulis jangan menundanya, hanya karena pengen tahu bagaimana caranya menulis ini, menulis itu, apakah harus begini, harus begitu, dan lain-lain.

Aku mengalami itu, disibukkan pada persoalan mencari tahu bagaimana cara membuat tulisan sehingga mengabaikan perihal utama dalam menghasilkan tulisan yaitu menulis itu sendiri.

Banyak teori tentang menulis yang dipelajari itu bagus, untuk menjadikan tulisan berkualitas. Namun untuk menghasilkan tulisan bukan itu yang utama. Bahkan kalau penulis pemula terlalu terfokus pada aturan cara membuat tulisan, bisa berdampak buruk. Mengapa? Dengan banyaknya aturan -teori- yang diketahui akan membatasi penulis pemula dalam menuangkan idenya. Karena takut jika ini nanti salah, jika itu nanti bagaimana, dan jika-jika yang lainnya. Jika itu merasuk dan menghantui mental, maka kemungkinan tulisan tidak akan pernah terselesaikan.

Kutowijoyo (alm) budayawan jogjakarta seperti dikutip arryrahmawan.net, mengatakan bahwa "untuk bisa menulis itu mudah dan sederhana, rumusnya adalah DUDUK dan LAKUKAN". Nah, inilah yang aku lakukan, yang penting nulis dulu, meuangkan dalam tulisan semua apa yang aku pikirkan. Tidak peduli berkualitas atau tidaknya -seperti tulisan ini- semua saya serahkan pada Tuhan YME -he he he-.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Mulai Belajar Menulis, Jangan Berkutat Pada Bagaimana Cara Membuat Tulisan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel