Menulis Novel, Akhirnya Kesampaian Juga!



Syukur! Setelah beberapa bulan, kira-kira enam bulan lebihlah, aku telah berhasil menulis novel pertamaku. Berawal dari sebuah keinginan yang muncul tiba-tiba, yang sebelumnya tak tercita-cita olehku bahwa aku akan menulis sebuah novel. Jangankan menulis novel, membaca karya berupa novel saja baru dua biji yang khatam. Benar-benar ibarat menjelajah hutan belantara tanpa membawa peta. Apalagi aku tidak mencari seorang guru, sebagai pembimbingku. Sungguh aku harus berdarah-darah untuk menembusnya.Untuk menggapai tujuan itu aku tidak memikirkan tentang kemampuanku, yang ada di otakku hanyalah hasrat "aku harus menyelesaikannya" begitu, al-hasil ternyata aku bisa mewujudkannya, namun dengan banyak sekali catatan.

Sebagai contoh ketika aku meminta teman-teman untuk membacanya, mereka semua pada bilang "kok gak ada rasanya, seperti baca karya ilmiah saja" begitu kata mereka. Padahal sebelumnya aku sudah mengira, kalau mereka bakal terlarut saat membacanya -hah, sungguh berlebihan-.

Kenyataan yang tidak sesuai dengan harapan, menjadikan aku lebih memahami, apa lagi yang harus aku kerjakan. Dengan bekal kritik dari teman-teman itu, aku mengeditnya dan menulis ulang novelku, proses itu mampu aku selesaikan dalam waktu satu bulan. Kemudian aku suruh mereka membacanya kembali, "lumayanlah sudah ada bunga yang melambai," seperti itu kesan mereka.

Sampai di situ aku pun memfixkan diri "sudahlah ini sudah cukup untuk novel pertamaku". Dengan begitu aku juga sudah mempersiapkan mental untuk menerbitkannya. Apapun feedback yang datang aku akan menerimanya dengan keluasan hati, ibarat laut yang tak pernah menolak apapun yang datang kepadanya.

Intinya yang ingin aku sampaikan adalah, jika pembaca juga punya keinginan untuk menulis novel, aku yakin kalian pasti bisa. Apa lagi jika kalian selama ini telah banyak melahab novel-novel populer yang berkualitas tinggi, pasti novel kalian akan jauh lebih bagus. Terakhir dari aku, IKUTI HASRAT KALIAN. Kepahitan yang datang tidak akan membunuhmu, tapi jadikan FORMULA PENANGKAL RACUN YANG MUJARAB.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Menulis Novel, Akhirnya Kesampaian Juga!"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel