Begini Cara Mencari Tambahan Penghasilan Untuk Memenuhi Kebutuhan Keluarga


Begini Cara Mencari Tambahan Penghasilan Untuk Memenuhi Kebutuhan Keluarga

Hidup sebagai karyawan biasa saya harus mencari tambahan penghasilan untuk kebutuhan keluarga dimasa depan, Alhamdulillah disyukuri...

Semua ini adalah merupakan jalan hidup yang harus saya tempuh dengan kesyukuran dan kesabaran.

Tetap bahagia, karena bahagia menurut saya adalah kita yang menciptakannya, buah hasil dari kedua hal tersebut yaitu syukur dan sabar. Sambil tetap berusaha mencari potensi atau peluang-peluang tambahan penghasilan lain buat memenuhi kebutuhan keluarga yang lainnya.

Prinsip hidup yang kuat saya tanamkan dalam diri, adalah bahwa memang peluang datang beriring dengan kesiapan yang dimiliki. Karena ketika kesiapan telah ada, maka diri ini dengan mudah akan mengetahui peluang-peluang yang datang disekitar.

Masalahnya adalah kapan akan siap, jika tidak memulainya dari sekarang, yaitu dengan melakukan langkah demi langkah kecil, mengasah kemampuan hingga memiliki kompetensi yang dibutuhkan oleh kesempatan yang akan datang menghampiri kita.

Apa yang harus dipersiapkan untuk mencari tambahan penghasilan tersebut? Harus dipahami bahwa tambahan penghasilan akan datang karena usaha kita, yaitu dengan jalan berbisnis atau investasi.

Baja Juga: Lelah Bekerja Itu Biasa, Tetap Sabar dan Syukur, Insya Alloh Berkah

Sebagai karyawan biasa tentunya akan mengalami kesulitan dalam berbisnis dan berinvestasi. Itulah kondisi karyawan biasa yang serba terbatas, dan yang pasti untuk berinvestasi belum bisa secara maksimal karena aset yang dimiliki tidaklah banyak dalam artian modal yang dimiliki sedikit.

Meskipun investasi bisa dilakukan sedikit demi sedikit namun hasilnya juga pasti sedikit dan hal ini cukup lambat dan tidak bisa segera untuk mencukupi memenuhi kebutuhan keluarga.

Tidak ada salahnya memiliki keinginan agar hidup dengan materi yang mencukupi segala keinginan hati, sebagai karyawan biasa kebutuhan dasar mungkin sudah bisa terpenuhi. Tapi sebagian besar dari kita pastinya menginginkan yang lebih, untuk mempersiapkan masa depan yang berkecukupan.

Saya pikir mencari tambahan penghasil di luar kerja sebagai karyawan biasa itu sah-sah saja, yang terpenting selama mencari penghasilan tambahan tersebut tidak boleh melalaikan kewajiban utama sebagai karyawan di mana saat ini bekerja.

Oleh sebab itu karena kondisi seperti itu, maka yang terpikirkan bahwa untuk memperoleh tambahan penghasilan cara yang paling sederhana adalah harus mampu menjual sesuatu, hasil dari menjual sesuatu produk barang atau jasa tersebut saya mendapatkan keuntungan.

Menjual sangat berbeda dengan berinvestasi, bisnis ini bisa dilakukan dengan tanpa modal besar bahkan bisa tanpa modal. Karena banyak orang yang memiliki produk dan mau dibantu untuk menjualkan produk miliknya tersebut.

Peluang itulah yang saya memanfaatkan, saya bantu mereka menjajakkan kepada calon pembeli, kemudian ketika ada pembeli maka saya memperoleh keuntungan dari menjualkan produk tersebut.

Dari proses itulah artinya saya sudah memulai mempersiapkan diri sedini mungkin dengan terjun langsung dan memulai mempelajari semua yang dibutuhkan untuk menambah kesiapan diri dari mulai A hingga Z.

Mencoba satu persatu aktifitas terkait dengan bisnis, maka semakin hari kita akan semakin berpengalaman dan siap menghadapi dunia bisnis.

Mencari Tambahan Penghasilan Dengan Berjualan

1. Kenapa Harus Menjual?

Selain alasan modal kecil bahkan tanpa modal untuk memulai berjualan, Napoleon Hill dalam bukannya judulnya Selling You, yang pernah saya baca, banyak menghadirkan cerita-cerita tentang banyak orang sukses. Kesimpulannya adalah kesuksesan yang mereka peroleh adalah karena mereka mampu menjual sehingga mendatangkan keuntungan bagi mereka.

Benar saja, karena sebagus apapun produk jika tidak dijual maka produk tersebut tidak bisa menghasilkan keuntungan. Kemudian berjualan sebenarnya sangat sederhana, yaitu hanya dengan menawarkan barang kepada orang-orang yang kita anggap tepat untuk memiliki barang tersebut.

Pernah mendengar obrolan teman saya bahwa jika dirinya punya modal besar sekian dan sekian seperti itu, maka dia akan berbisnis ini dan itu. Sah-sah saja memiliki pemikiran seperti itu, namun menuju memiliki modal besar itu butuh proses, dan menjadi kurang tepat jika hanya menunggu tanpa segera memulainya. Apalagi seperti saya yang sebatas karyawan biasa, menunggu modal terkumpul dulu, maka bisnis gak jalan-jalan.

Padahal yang utama dalam berbisnis adalah kemampuan menjual jika kita pandai menjual maka bisnis akan berkembang pesat. Tetapi jika menjalankan bisnis tapi tidak bisa menjual maka lambat laun bisnis akan hancur.

Itulah pentingnya kemampuan menjual dan untuk bisa memulai menjual tidak perlu modal besar terlebih dahulu. Intinya apabila kita punya niat dan semangat maka dipastikan kita akan bisa berjualan.

Memang ketika memiliki modal lebih mudah kita berjualan tetapi ketiadaan modal pun tetap bisa berjualan yaitu dengan cara bekerja sama dengan orang yang memiliki barang kemudian kita menjualkan barang tersebut dari hasil penjualan itu kita mendapatkan komisi atau fee cukup mudah bukan.

2. Dimana Menjual

Berjualan bisa dimana saja, bahkan bisa door to door, kita harus terus menerus menawarkan dan mencari cara agar supaya bagaimana barang atau jasa kita bisa terjual.

Semua bisa menyesuaikan dengan kemampuan yang kita miliki, namun syaratnya adalah adanya kemauan yang keras dan tidak boleh berhenti belajar dan mencari tau bagaimana cara-cara yang terbaik untuk menjual.

Apalagi sekarang ini kita bisa menawarkan produk dengan mudah menggunakan internet, rata-rata sekarang orang sudah terhubung dengan jaringan internet. Di situ kita tinggal mencari di mana tempatnya banyak orang-orang berkumpul, kita bisa memanfaatkan media sosial, blog, marketplace, dan lain.

Dengan menggunakan internet bahkan ada fasilitas-fasilitas atau cara-cara yang gratis untuk melakukannya, jadi tidak perlu kita menguras modal kantong kita.

Tapi perlu diketahui kita harus mampu menempatkan produk kita dengan baik. Agar orang-orang yang kita promosiin tetap merasa nyaman dengan usaha kita, semua itu banyak yang telah mengajarkan ilmu-ilmunya dengan gratis.

3. Apa Yang Dijual

Sementara ini saya saya memulainya dengan menjual herbal dan jasa dari keahlian, anda bisa memulai dari apa yang anda sukai, atau menurut analisa anda bagus untuk dijual.

Baca Juga: Pengalaman Jualan Dengan Sistem Dropship di Bukalapak

Karena modal minim saya mencari supplaier yang bisa diajak kerja sama, baik itu dengan sistem reseller atau dropship. Sistem reseller yaitu saya membeli produk dengan harga murah lalu kemudian saya menjualnya kembali.

Diinternet saat ini banyak produk-produk kecantikan dan fasion yang menawarkan sistem ini untuk membantu mereka menjualkan produknya.

Kemudia sistem dropship adalah saya tidak perlu membelinya terlebih dahulu. Tetapi ketika ada pelanggan yang memesan kepada saya barulah saya membeli kepada supplier lalu kemudian saya minta supplier mengirimnya langsung ke pelanggan dengan identitas saya sebagai identitas pengirimannya.

Untuk jasa saya melayani instalasi dan perawatan blog, kemudian saja juga menjual jasa desain logo, desain undangan, desain benner, desain spanduk, desain kemasan, dan juga cetak kemasan.

Jadi intinya adalah apapun bisa anda jual selama anda mau melakukan aktifitas berjualan.

Mencari Tambahan Penghasilan dengan Berbisnis Harus Tau Prinsipnya

1. Tidak Ada yang Instan

Meskipun berjualan terlihat sederhana, tinggal menawarkan barang kepada orang-orang yang dianggap cocok atas barang yang ditawarkan tersebut. Dan meskipun pula kita hanya menjualkan barang milik orang alias kita tanpa modal. Tetapi faktanya teori tidak selalu berjalan seperti yang diharapkan, yang dihadapi adalah manusia ada faktor psikologi yang mempengaruhinya, jadi dari situlah dasar keputusannya.

Jadi belum tentu setiap yang kita tawarkan langsung dibeli, bisa jadi cara kita masih salah dalam menjual atau faktor karena mereka belum percaya pada kita, atau mereka belum membutuhkan barang tersebut, atau mungkin juga karena mereka sedang tidak memiliki uang untuk membelinya.

Itu semua adalah tantangan yang harus dihadapi menuju kesuksesan. Proses tantangan dalam melakukan berjualan tersebut saya kira adalah pelajaran bahwa membangun bisnis menuju sukses bukanlah sesuatu yang instan, butuh perjuangan.

2. Ada Sukses, dan Kadang Bisa Gagal

Tujuan berjualan atau berbisnis adalah agar bisa meraih sukses dan memiliki banyak materi. Tetapi terkadang dalam menjual atau berbisnis memang seperti itu, meskipun telah berusaha keras belum tentu bisa mencapai tujuan tersebut.

Saya memahami bahwa terkadang bisnis jalan ditempat atau bahkan merugi, nah ketika prinsip ini saya pegang kuat, maka saya santai saja saja menghadapinya. Ya, meskipun dikawal akan terasa berat tapi dengan cepat saya melupakannya, tapi tetap mengambil pelajaran dan kemudian bangkit lagi.

3. Syukur, Sabar, dan Terus Berjuang

Apa yang saya dapatkan besar atau kecil saya berusaha mensyukurinya membuang jauh keluh kesah, dengan begitu hati menjadi tenang, keluarga pun harus diberi pemahaman agar tidak banyak menuntut sehingga hidup berkeluargapun menjadi tenang pula.

Baca Juga: Istri Adalah Motivasi Kerja Suami, Jagalah Sikap Ini Agar Suami Tetap Semangat

Sabar menjalani proses berbisnis yang tak kunjung sukses, dan terus berjuang terhadap apapun yang terjadi, syukur dan syabar adalah syariat hati untuk menguatkan diri agar tetap berjuang. Karena perjuangan ikhtiar adalah syariat agama yang harus tetap diusahakan, sampai kapanpun. Dengan begitu Insya Alloh hidup akan berkah. Amin

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Begini Cara Mencari Tambahan Penghasilan Untuk Memenuhi Kebutuhan Keluarga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel